Cibubu – Diawali dengan pelepasan didaerah masing-masing, semua peserta Raimuna Nasional XII Tahun 2023 berangkat dengan berbagai kendaraan menuju Bumi Perkemahan Cibubur.
Kegiatan ini dinamakan Raimuna Nasional atau Rainas yang merupakan sebuah pertemuan besar yang menggabungkan semangat dan tekad dari Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega seluruh Indonesia.
Kegiatan ini sudah ada sejak tahun 1968 dan dinamakan Pertemuan Penegak dan Pandega Putri dan Putra yang disingkat menjadi Perppanitera. Kemudian namanya berubah menjadi Raimuna yang berasal dari bahasa Ambai, Daerah Yapen Timur, Kabupaten Yapen, Papua. Dikutip dari website pramuka.id menerangkan bahwa “Raimuna adalah gabungan dari 2 kata yaitu “Rai” yang berarti perkumpulan sekelompok orang untuk mencapai tujuan tertentu yang ditetapkan bersama, dan “Muna” adalah daya kekuatan jiwa seseorang yang berpengaruh baik dalam mencapai kesuksesan.”
Kegiatan ini rutin diadakan tiap 4 tahun sekali yang dihadiri oleh pramuka perwakilan kabupaten/kota diseluruh Indonesia.Kegiatan Raimuna Nasional tahun ini diadakan di Bumi Perkemahan Cibubur dari tanggal 14 s/d 21 agustus 2023.
Sebagian peserta telah hadir sejak beberapa hari sebelumnya karena menempuh perjalanan jauh agar sempat beristirahat sebelum kegiatan dimulai. Peserta datang didampingi oleh pembina masing-masing dari tiap Kwarcab. Walaupun lelah perjalanan jauh, namun semua peserta terlihat sangat antusias bekerjasama membangun tenda di kavling masing-masing. Bahkan tak sedikit dari mereka yang harus menebang bambu untuk menyiapkan jemuran, dapur, dan gapura di depan kavling.
“Selama perjalanan kami yang di kapal 3 hari 2 malam menjadi pengalaman pertama buat aku karena di sini aku baru pertama kali naik kapal capeknya ada bosannya ada terus mabuknya ada pusingnya ada semuanya ada, tapi karena dikerjain rame-rame terus karena event yang kami tunggu-tunggu tuh jadi enggak kerasa kali pas sudah sampai ke sini walaupun berat beban dan barang yang banyak tapi aku dan teman-temanku masih sangat semangat” ungkap Icut salah satu peserta dari Kontingen Lhoksemawe, Aceh.
Kegiatan ini menerapkan sistem satuan terpisah yaitu kavling putra dan putri terpisah dengan jarak yang lumayan jauh. Walaupun begitu mereka semua sangat siap mengikuti berbagai kegiatan yang diadakan di Raimuna Nasional 2023. “Tujuannya diterapkan sistem satuan terpisah agar terjamin bahwasanya kegiatan kepramukaan itu memang terhindar dari hal-hal yang membuat orang lain berpikiran negatif ya berkumpulnya antara laki-laki dan perempuan itu sering kali di artikan oleh orang lain sebagai sesuatu yang tidak baik karena banyak hal-hal yang bisa terjadi.” ujar Kak Ning selaku pembina putri dari kontingen Lhoksemawe, Aceh.
___
Pewarta : Raysa Nabila Wafa

